KUNINGAN,- Kepala Desa Pejambon, Kecamatan Keramatmulya, Nani Ariningsih, berhasil mentransformasi potensi lokal menjadi lokomotif ekonomi melalui pendirian Agrowisata Pakuwon. Proyek yang berawal dari keisengan anak-anak bermain air di saluran irigasi ini kini menjadi kesukses dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (Pades) dan penguatan sektor pertanian lokal.
Pembangunan Agrowisata Pakuwon merupakan implementasi dari visi misi Kades Nani di periode kedua, menyusul status Pejambon sebagai Desa Wisata yang belum memiliki aset wisata mandiri sepenuhnya.
”Kami tidak memiliki sepenuhnya (aset wisata), hanya sharing penghasilan. Akhirnya, periode kedua saya berusaha meningkatkan ekonomi masyarakat dari potensi wisata,” jelas Nani


Wisata yang dibangun sejak 2023 ini menawarkan konsep pertanian terpadu, di mana pengunjung dapat memetik jambu, membeli sayur segar, serta menikmati fasilitas rekreasi seperti kolam renang dan gazebo.
Pembangunan dilakukan secara bertahap, Tahap Awal di Tahun 2023 pembangunan gazebo pertama dan toilet, Tahap Lanjutan di Tahun 2024-2025 Pembangunan kolam, saluran air, dan gazebo tambahan, didorong oleh peningkatan jumlah pengunjung yang mulai ramai sejak November 2024.


Lebih lanjut Nani menjelaskan bahwa tujuan utama wisata ini adalah memberikan nilai tambah pada komoditas lokal seperti jambu, sayuran, dan kopi (Arabika & Robusta).
”Jambu sempat hilang karena harga ke pengepul rendah. Dengan agrowisata ini, petani bisa menjual hasil panennya hampir sama dengan harga pasar. Secara tidak langsung, ini mengangkat derajat petani,” ujar Nani.
Popularitas Agrowisata Pakuwon melonjak sejak akhir tahun 2024, menarik pengunjung dari Jakarta hingga Cirebon. Keberhasilan ini mengantar Desa Pejambon masuk dalam 15 besar program Desa BRIlian di tingkat nasional.
Sebagai pengakuan, Desa Pejambon menerima bantuan berupa vendor senilai Rp.300 juta dari BRI. Dana ini dimanfaatkan untuk memperkuat infrastruktur wisata, termasuk merenovasi gazebo, memperbaiki jalan, dan membangun sekretariat.
Meskipun saat ini terkendala ketersediaan lahan parkir, Desa Pejambon berkomitmen untuk terus memperluas Agrowisata Pakuwon, menjadikannya model sukses peningkatan ekonomi desa melalui inovasi wisata.
Informasi Kunjungan:
- Harga Tiket: 5.000 (Hari Biasa) / 7.000 (Akhir Pekan).
(Aldi/ZP)










