BANJARNEGARA – Seorang pemuda bernama Fauzi Maulana (20) dilaporkan hilang terseret arus Sungai Serayu, tepatnya di wilayah Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, pada Jumat (14/11/2025).
Hingga Sabtu (15/11/2025) pagi, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban.
Berdasarkan laporan yang diterima petugas, insiden naas ini terjadi saat korban sedang bermain di tepi sungai bersama seorang temannya, Luis. Dilaporkan ponsel mereka jatuh ke dalam air.
Saat Fauzi dan Luis berusaha menyelamatkan ponsel tersebut, keduanya justru terseret arus sungai yang deras. Dalam kejadian itu, Luis berhasil menyelamatkan diri ke tepi, namun naas, Fauzi tidak tertolong dan hanyut terbawa arus.
Korban diketahui merupakan warga Desa Srimulya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan.
Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari BPBD Banjarnegara, Basarnas, PMI, TNI, Polri, dan berbagai unsur relawan, segera melakukan operasi pencarian sejak Jumat (14/11).
Pencarian hari pertama dilakukan dengan membagi dua tim, yakni tim susur sungai menggunakan perahu rafting dan tim sisir darat. Area pencarian difokuskan dari titik lokasi kejadian hingga Depo Pasir Timbul 1 di Desa Panggesari, dengan jarak tempuh meander sungai mencapai 32 km. Namun, hingga Jumat petang, pencarian masih nihil.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (15/11), dengan area yang diperluas.
Rencananya, tim akan kembali menyisir dari titik nol hingga Jembatan Klampok menggunakan perahu rafting. Selain itu, penyisiran akan diperkuat menggunakan perahu LCR (perahu karet) untuk menyisir area di bawah Jembatan Klampok.
Petugas di lapangan juga menyebutkan perlunya penambahan unit perahu untuk memaksimalkan operasi pencarian di hari kedua ini.










