Home / Pendidikan / Juara GTK Hebat Jabar 2025: Guru SLBN Taruna Mandiri Ciptakan LENTERA, Ubah Cara Mengajar Anak Disabilitas

Juara GTK Hebat Jabar 2025: Guru SLBN Taruna Mandiri Ciptakan LENTERA, Ubah Cara Mengajar Anak Disabilitas

KUNINGAN,— Prestasi membanggakan kembali diraih SLBN Taruna Mandiri. Putri Handriani, S.Pd., Gr., M.Pd., guru sekaligus Koordinator Komunitas Belajar Vokasi, berhasil meraih Juara 2 Kategori Guru SLB Dedikatif pada ajang bergengsi Anugerah GTK Hebat Jawa Barat 2025. Penghargaan ini diberikan secara langsung dalam malam Apresiasi GTK Hebat yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Putri Handriani mendapat penghargaan tersebut melalui karya inovatifnya berjudul LENTERA (Lesson Plan Terpadu untuk Pembelajaran Adaptif), sebuah panduan pembelajaran yang dirancang untuk membantu guru dalam menyusun RPP adaptif berbasis data, teknologi, dan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus.

LENTERA menjadi terobosan penting karena menyajikan format pembelajaran yang terstruktur dari konkret ke abstrak, dilengkapi dengan tujuan pembelajaran lintas mata pelajaran yang mudah diadaptasi.

Dalam ajang ini, Putri tidak hanya dinilai dari karyanya, tetapi juga dari konsistensi, dedikasi, dan kontribusinya dalam menggerakkan kolaborasi antarguru vokasional di sekolah.

Sebagai koordinator, Putri turut memimpin berbagai bengkel keterampilan seperti tata graha (perhotelan) ,tata boga, tata busana, suvenir, TIK desain grafis, otomotif, perikanan, serta pertanian. Seluruh pihak bekerja bersama untuk menjadikan SLBN Taruna Mandiri sebagai sekolah vokasional adaptif yang menekankan kemandirian anak disabilitas melalui pembelajaran yang bermakna.

Putri menyampaikan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh warga sekolah, terutama kepala sekolah yang selalu memberikan ruang, kesempatan, dan fasilitas untuk berinovasi.

“Penghargaan ini adalah milik kita bersama. LENTERA lahir dari budaya kolaboratif di SLBN Taruna Mandiri. Saya hanya bagian kecil dari cahaya besar yang dibangun bersama,” ungkapnya.

Kepala sekolah turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut, seraya berharap inovasi LENTERA dapat terus direplikasi dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SLB. Inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di Jawa Barat untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, humanis, dan berpusat pada peserta didik.

Prestasi ini menegaskan bahwa SLBN Taruna Mandiri terus berkomitmen untuk menjadi sekolah yang tidak hanya inklusif, tetapi juga inovatif dan berdaya saing, serta siap berkontribusi dalam memajukan pendidikan khusus di tingkat regional maupun nasional.

(Aldi/ZP)

Tag: