Home / Insiden / Tolak Beri Jatah Preman Rp5 Ribu, Pedagang Ayam di Ciputat Nyaris Dibacok Residivis

Tolak Beri Jatah Preman Rp5 Ribu, Pedagang Ayam di Ciputat Nyaris Dibacok Residivis

TANGERANG SELATAN – Seorang pedagang ayam di Pasar Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, nyaris menjadi korban sabetan golok pada Rabu (29/10/2025) pagi. Pelaku, yang diduga seorang preman, mengamuk setelah permintaannya untuk uang jatah sebesar Rp5.000 ditolak oleh korban.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat kondisi pasar sedang ramai. Menurut keterangan saksi mata, Agus, pelaku awalnya datang dan memaksa meminta uang kepada korban, Afrizal (56).

“Dia (pelaku) minta uang Rp5 ribu, tapi mintanya maksa. Karena tidak dikasih, dia marah dan langsung mengacak-acak dagangan, dilempar-lempar,” ujar Agus saat ditemui di lokasi.

Korban yang tidak terima dagangannya dirusak kemudian keluar dari lapak dan terlibat cekcok mulut dengan pelaku. Situasi memanas ketika pelaku tiba-tiba berlari mengambil sebilah golok dari lapak pedagang lain dan langsung mengejar Afrizal.

“Pelaku lari ambil golok, terus menyerang. Korban terjatuh, mau dibacok tapi untungnya tidak kena,” ungkap Agus.

Kejadian ini sontak membuat pengunjung pasar histeris ketakutan. Pedagang lain yang melihat insiden itu segera bertindak melerai dan menyelamatkan korban. Setelah aksinya gagal, pelaku langsung melarikan diri.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa korban telah dibawa ke Mapolsek Ciputat Timur untuk membuat laporan resmi.

Berdasarkan laporan, pelaku diduga kuat merupakan seorang residivis. Ia diketahui baru bebas dari penjara beberapa hari lalu atas kasus pemerasan serupa di sebuah konter handphone di wilayah yang tidak jauh dari pasar.

Hingga Rabu malam, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya telah dikantongi.

“Saat ini, terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran oleh Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur,” kata Kompol Bambang.

Polisi memastikan akan terus memburu pelaku untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar. Para pedagang di Pasar Jombang berharap pelaku segera ditangkap agar mereka dapat kembali berdagang dengan tenang tanpa rasa takut.

Tag: