CIREBON – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya sejak Kamis siang (25/12/2025) mengakibatkan sejumlah titik dilanda banjir. Luapan air sungai dan drainase yang buruk membuat akses jalan terputus hingga air masuk ke pemukiman warga.
Kondisi paling mengkhawatirkan terpantau pada aliran Kali Pacit di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti. Air sungai dilaporkan meluap hingga melewati batas jembatan, sehingga akses jalan di sekitarnya lumpuh total dan tidak dapat dilintasi kendaraan. Salah satu titik terdampak parah adalah akses Jalan Montana Village IV yang kini terendam air cukup dalam.
Selain di Kalijaga, banjir juga mengepung kawasan Perumnas dan Kelurahan Kecapi. Di Jalan Gunung Semeru, RT 04 RW 05 Semeru Asih, air dilaporkan tidak hanya menggenangi jalanan, tetapi sudah mulai masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Warga setempat mulai sibuk menyelamatkan perabotan elektronik dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi. “Hujannya sangat awet dan deras, saluran air sudah tidak sanggup menampung kiriman dari hulu,” ujar salah seorang warga yang terdampak di Kelurahan Kecapi.
Berdasarkan laporan terkini dari tim BPBD Kota Cirebon di lapangan, petugas telah disiagakan di titik-titik rawan luapan sungai untuk memantau kenaikan debit air. Selain Kecamatan Harjamukti, genangan air juga dilaporkan muncul di ruas jalan protokol seperti Jalan Cipto Mangunkusumo dan Jalan Terusan Pemuda, yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat.










