PEKALONGAN – Intensitas hujan yang tinggi sejak siang hingga Selasa (23/12/2025) malam memicu meluapnya aliran sungai di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Kondisi paling terdampak dilaporkan terjadi di wilayah Dukuh Logaten Selatan, khususnya di lingkungan RT 08 RW 04, di mana air sungai mulai melimpah ke area pemukiman.
Debit air yang terus meningkat menyebabkan aliran sungai tak lagi tertampung oleh badan sungai, sehingga air mulai memasuki halaman rumah-rumah warga. Hingga Selasa malam, warga setempat masih berjaga-jaga di depan rumah untuk memantau ketinggian air yang merayap naik. Meski air belum masuk secara masif ke dalam bangunan utama, genangan di akses jalan dan halaman rumah sudah mulai mengganggu aktivitas warga.
Berdasarkan laporan terkini dari pantauan cuaca BMKG untuk wilayah Pekalongan dan sekitarnya, awan mendung tebal masih menyelimuti kawasan pegunungan di bagian selatan. Hal ini memicu kekhawatiran adanya kiriman air tambahan dari wilayah hulu yang bisa memperparah kondisi luapan di Wonopringgo. Pihak perangkat desa setempat pun telah berkoordinasi dengan relawan kebencanaan untuk mengantisipasi skenario evakuasi jika ketinggian air mencapai titik rawan.
Masyarakat diimbau untuk mengamankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi. Selain itu, warga diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan kelistrikan selama genangan masih merendam area permukiman. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai pengungsian, namun kesiapsiagaan warga tetap tinggi mengingat curah hujan yang belum menunjukkan tanda-tanda akan reda sepenuhnya.










