TASIKMALAYA – Truk tronton bermuatan anyaman besi cor (wiremesh) terguling di Tanjakan Gentong Bawah, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa (21/10) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden ini sontak menimbulkan kepanikan di jalur utama Tasikmalaya–Bandung.
Muatan besi yang berat tersebut tumpah ruah ke jalan dan menimpa dua pengendara sepeda motor yang berada di belakang tronton. Salah satu pemotor yang sempat tertimbun dan dikira meninggal dunia oleh warga, dipastikan masih hidup setelah dievakuasi, meskipun mengalami luka berat. Sementara itu, korban pemotor lainnya juga terluka dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Satlantas Polres Tasikmalaya, AKP Riki Kustiawan, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa, namun satu korban mengalami luka berat. Pihak kepolisian masih mengumpulkan data dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan di tanjakan yang terkenal rawan tersebut, termasuk memeriksa kondisi rem dan sopir tronton yang kini telah diamankan.
Akibat tumpahan besi yang berserakan di badan jalan, arus lalu lintas di Tanjakan Gentong mengalami kemacetan panjang hingga mencapai wilayah Cipanas, atau sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Hingga Selasa malam, petugas kepolisian dan tim gabungan masih berupaya membersihkan material besi berat tersebut, sambil menerapkan sistem buka-tutup untuk mengurai antrean kendaraan.
(Zona Publi/Adam)










