Home / Pemerintah / Diskominfo Kuningan Ingatkan Warga Tak Tertipu Tawaran Donasi Mengatasnamakan Wakil Bupati

Diskominfo Kuningan Ingatkan Warga Tak Tertipu Tawaran Donasi Mengatasnamakan Wakil Bupati

KUNINGAN,– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan secara tegas mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mencatut nama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Tindakan ini meresahkan karena memanfaatkan nama pejabat publik untuk melakukan aksi penipuan digital.

​Langkah imbauan ini diambil menyusul beredarnya laporan mengenai adanya tangkapan layar percakapan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai Wakil Bupati Kuningan. Dalam pesan tersebut, oknum penipu menawarkan donasi bantuan untuk pembangunan atau renovasi tempat ibadah. Lebih mengkhawatirkan lagi, setelah menawarkan bantuan, pelaku meminta calon korbannya untuk mengirimkan data pribadi sensitif berupa nomor rekening dan foto buku tabungan dengan alasan demi kelancaran proses penyaluran dana.

​Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Nana Suhendra, M.Pd., menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa pesan tersebut merupakan murni modus penipuan dengan menyalahgunakan identitas pejabat resmi Pemerintah Kabupaten Kuningan.

​”Kami dengan keras menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kuningan agar tidak mudah percaya dan tergiur apabila menerima pesan, panggilan telepon, maupun WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati, Wakil Bupati, maupun pejabat Pemerintah Kabupaten Kuningan, terutama yang meminta data pribadi, nomor rekening, foto buku tabungan, atau bentuk informasi rahasia lainnya,” tegas Nana dalam pernyataan resminya. “Jangan pernah memberikan informasi tersebut tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui saluran komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Kuningan.”

​Lebih lanjut, Nana memberikan penekanan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan, dalam prosedur resminya, tidak pernah meminta pengiriman data rekening melalui pesan pribadi atau nomor yang tidak dapat diverifikasi secara resmi untuk proses penyaluran bantuan apa pun.

​Diskominfo Kabupaten Kuningan juga secara aktif mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam melawan penipuan digital ini. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dan kritis dalam memverifikasi identitas setiap pengirim pesan yang tidak dikenal, tidak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan yang tidak jelas sumbernya, serta segera melaporkan indikasi penipuan serupa kepada pihak berwajib atau saluran pengaduan resmi pemerintah.

​Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan dapat lebih waspada, cerdas dalam bermedia sosial, dan tidak meneruskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Untuk mendapatkan informasi resmi dan terpercaya mengenai program dan kebijakan pemerintah, masyarakat diminta untuk selalu mengakses kanal komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Tag: