Home / Pemerintah / Kuningan Raih Opini WTP, Sukses Benahi Tata Kelola Keuangan

Kuningan Raih Opini WTP, Sukses Benahi Tata Kelola Keuangan

BANDUNG,– Pemerintah Kabupaten Kuningan sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menandai lompatan positif setelah pada tahun sebelumnya Kabupaten Kuningan sempat tertahan di opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

​Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung oleh Plh. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Firman Nurcahyadi, kepada Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Bandung, Kamis (25/6/2026).

​Plh. Kepala BPK Jabar, Firman Nurcahyadi, mengapresiasi komitmen Pemkab Kuningan dalam menyajikan laporan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan ketat berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) dengan menilai empat kriteria utama, ​Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). ​Efektivitas sistem pengendalian intern. ​Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Kecukupan pengungkapan informasi.

​”Pencapaian ini membuktikan sinergi yang baik antara pemda dan BPK. Dengan tata kelola yang bersih, pemerintah daerah akan lebih mudah meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” ujar Firman.

​Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa kembalinya opini WTP ini merupakan buah dari evaluasi total serta kerja keras seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam setahun terakhir.

​”Terima kasih kepada seluruh jajaran yang disiplin menindaklanjuti rekomendasi BPK. Penghargaan ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus menjaga transparansi anggaran demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Bupati Dian, yang saat penyerahan didampingi Kepala BPKAD sekaligus Plt Inspektur, Deden Kurniawan Sopandi.

​Apresiasi senada juga datang dari Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Cukup satu kali saja tahun kemarin kita mendapat WDP. Ini membuktikan kita mampu berbenah,” pungkasnya. (Aldi/ZP)