Home / Berita / Cirebon Dikepung Banjir: Sungai Meluap, Jalan Protokol Lumpuh

Cirebon Dikepung Banjir: Sungai Meluap, Jalan Protokol Lumpuh

CIREBON – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Cirebon pada Senin sore (5/1/2026). Akibatnya, sejumlah ruas jalan utama dan kawasan pemukiman di Kota maupun Kabupaten Cirebon terendam banjir akibat luapan beberapa aliran sungai.

Kondisi terparah dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Harjamukti. Meluapnya Sungai Kalilunyu dan Sungai Cikenis yang bermuara ke pesisir Mundu membuat air dengan cepat menggenangi jalanan dan rumah warga.

Banjir menyebabkan akses transportasi di beberapa titik vital terputus. Jalan Terusan Pemuda dilaporkan sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan. Sementara itu, di Jalan Ciremai Raya, ketinggian air terus merangkak naik hingga melebihi 30 sentimeter.

“Banjir di Jalan Ciremai Raya terus naik. Kami mengimbau kendaraan kecil untuk menghindari jalur ini karena sangat berisiko,” ujar Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, saat memantau lokasi.

Kondisi serupa terjadi di Jalan Perjuangan hingga kawasan Majasem (sekitar Asrama Polisi). Banyak kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan mogok setelah nekat menerjang genangan air yang cukup dalam.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan warga dan pantauan BPBD di lapangan, berikut adalah titik-titik banjir yang terpantau hingga sore ini:

Kota Cirebon:

  • Kecamatan Harjamukti: Montana Village, Kawasan Kalijaga Pesantren, Perumahan Grand Metro Kalijaga, RT 07 RW 15 Kalijaga, dan Jalan Ciremai Raya.

  • Kecamatan Kesambi: Jalan Terusan Pemuda dan Jalan Perjuangan (Toko Arafah – Asrama Polisi).

  • Kecamatan Lemahwungkuk: Jalan Dukuh Duwur, Kelurahan Pegambiran.

Kabupaten Cirebon:

  • Kecamatan Mundu: Perumahan Lobunta, Grand Pamengkang, dan Jalan Raya Suci.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur wilayah Cirebon dengan intensitas ringan hingga sedang. Petugas gabungan dari BPBD dan kepolisian telah disiagakan di titik-titik rawan untuk membantu evakuasi warga dan mengatur lalu lintas.

Tag: