KUNINGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XII Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, secara resmi meresmikan penyaluran Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Kuningan. Acara peresmian ini berlangsung di Balai Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, pada Senin, (15/122025).
Dalam kegiatan tersebut, H. Rokhmat Ardiyan menyerahkan bantuan pemasangan listrik gratis kepada 64 KPM di Desa Puncak yang termasuk dalam kategori masyarakat kurang mampu. Program BPBL ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah dan DPR RI dalam memastikan pemenuhan hak dasar rakyat terhadap akses energi.
”Inilah energi yang berkeadilan. Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, tetapi masih ada desa-desa yang belum teraliri listrik,” ujarnya penuh penekanan.
Ia juga menegaskan sebagai pejabat negara tidak akan mengambil keuntungan sedikit pun dari program untuk rakyat.
Kepala Desa Puncak, Mustofa, STP, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan melalui program BPBL ini. Menurutnya, bantuan listrik gratis tersebut sangat berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Puncak.
”Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan program BPBL pemasangan listrik gratis untuk 64 KPM di Desa Puncak. Bantuan tersebut sangat bermanfaat oleh masyarakat,” ujar Mustofa.
Sementara itu, Manajer UP3 PLN Cirebon, Muhammad Ardiyan, menjelaskan peran strategis PLN sebagai pelaksana dan mitra pemerintah dalam BPBL. Ia menuturkan bahwa dari total 2.691 penerima bantuan pasang baru listrik yang ditargetkan di wilayahnya, sebanyak 1.300 sambungan telah terpasang, dan sisanya ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.
H. Rokhmat Ardiyan berharap Desa Puncak dapat terus berkembang menjadi desa yang lebih maju. Selain bantuan sosial, ia juga menyampaikan rencana program yang akan terus diperjuangkan, meliputi, Pembangunan Koperasi Merah Putih di 80 Desa, Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Pembangunan Arboretum sebagai pusat konservasi pohon endemik, tematik, serta pusat penelitian dan edukasi di bidang pelestarian lingkungan.
”Saya bersyukur dan mohon doanya. Insya Allah saya akan membangun arboretum sebagai bentuk pelestarian lingkungan,” pungkasnya










