CIAMIS – Akses utama yang menghubungkan jalur nasional Jalan Raya Ciamis-Kawali menuju Cirebon dan sebaliknya dilaporkan terputus total akibat terjadinya longsor susulan. Insiden terbaru ini terjadi di Jembatan Cikaleho, tepatnya di Dusun Namas, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, pada Ahad, 23 November 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Titik putus total ini berada di kilometer 10 dari pusat Kota Ciamis, atau kilometer 133 jika diukur dari Bandung.
Sebelumnya, jembatan tersebut memang telah mengalami kerusakan parah di mana setengah badan jalan ambruk akibat longsor beberapa hari lalu. Namun, curah hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut belakangan ini menyebabkan longsoran semakin meluas hingga memakan seluruh badan jalan, membuat jalur tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.
Menyikapi putusnya jalur vital ini, sejumlah petugas dari Kementerian Pekerjaan Umum, aparat keamanan, aparat pemerintahan daerah, serta warga setempat langsung bergerak cepat berada di lokasi. Mereka melakukan penanganan darurat lanjutan dan memasang pembatas jalan sementara. Prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan kendaraan serta mencari solusi pengalihan arus.
Pihak Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis telah mengumumkan pengalihan arus bagi kendaraan yang hendak melintas. Kendaraan besar, seperti truk dan bus, dari arah Ciamis menuju Kawali/Cirebon diminta untuk mengambil jalur alternatif melalui Jalan Raya Ciamis – Panjalu – Kawali, atau jalur yang lebih jauh melalui Tasikmalaya. Sementara bagi kendaraan roda empat dan roda dua dengan bobot ringan, dapat memanfaatkan jalan-jalan desa alternatif terdekat yang kondisinya memungkinkan, meskipun harus menempuh jarak yang lebih jauh dan waktu tempuh yang lebih lama.










