KUNINGAN – Jalur pendakian menuju Puncak Gunung Ciremai via Linggarjati, Kabupaten Kuningan, ditutup sementara untuk umum. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di jalur tersebut pada Rabu (29/10/2025).
Penutupan ini dilakukan untuk memberi ruang bagi tim gabungan yang sedang melakukan proses evakuasi jenazah dan investigasi di lokasi.
Informasi penutupan ini diumumkan secara resmi oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) melalui akun media sosial @gunung_ciremai pada Kamis (30/10/2025).
“Dalam rangka proses evakuasi dan investigasi… (TNGC) memutuskan untuk menutup sementara jalur pendakian ini mulai tanggal 30 Oktober hingga 6 November 2025,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.
Pihak TNGC juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Bagi para pendaki yang telah telanjur melakukan pemesanan (booking) pendakian pada tanggal tersebut, mereka diimbau untuk menghubungi administrator guna melakukan penjadwalan ulang.
“Silakan menghubungi admin untuk melakukan penundaan waktu pendakian,” tambah keterangan itu.
Sebelumnya, jenazah laki-laki tersebut ditemukan di area jalur pendakian Linggajati pada Rabu kemarin. Lokasi penemuan berada sekitar 200 meter di sebelah utara Puncak Linggajati.
Adapun ciri-ciri jenazah adalah berjenis kelamin laki-laki, dengan perkiraan usia antara 30 hingga 40 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian seperti jas berwarna biru dan kain sarung.
Petugas tidak menemukan kartu identitas apa pun pada tubuh korban. Namun, dilaporkan ditemukan sebuah terminal kabel di sekitar lokasi jenazah.










