JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meluncurkan layanan pengaduan publik bernama ‘Lapor Pak Amran’. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat melaporkan berbagai masalah di sektor pertanian, terutama untuk memberantas praktik korupsi, penyimpangan, dan dugaan adanya mafia yang merugikan petani.
Peluncuran kanal ini mengikuti langkah serupa yang sebelumnya dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan program ‘Lapor Pak Purbaya’.
Layanan ‘Lapor Pak Amran’ dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui pesan WhatsApp di nomor 0823-1110-9690.
Dalam keterangannya di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (31/10), Amran menegaskan bahwa ia akan memantau langsung aduan yang masuk. “Ini nomor saya yang pegang langsung dan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Mentan juga memberikan jaminan penuh atas kerahasiaan identitas pelapor. Menurutnya, perlindungan ini penting agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan penyimpangan yang mereka temukan di lapangan.
“Pelapor kami jamin kerahasiaannya. Kami tidak akan menampilkan identitas mereka di media atau tempat lain,” tegas Amran.










