LEBAK – Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang kembali menuai masalah setelah satu rangkaian KRL seri JR 205 mengalami anjlok di area emplasemen Stasiun Rangkasbitung, Lebak, pada Rabu siang (22/10).
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh PT KAI Commuter melalui akun X resmi mereka. Meski seluruh penumpang dilaporkan telah dievakuasi dengan selamat, insiden tersebut memicu gangguan operasional dan penumpukan penumpang di stasiun.
Sebagai dampaknya, layanan Commuter Line Tanah Abang – Rangkasbitung saat ini dilayani secara bergantian melalui jalur 4 Stasiun Rangkasbitung, menyebabkan penundaan dan antrean panjang. Petugas di lapangan sedang berupaya keras menangani dan mengevakuasi rangkaian kereta agar jalur dapat segera normal.
Insiden ini menambah daftar panjang masalah di jalur Green Line (Tanah Abang–Rangkasbitung) dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, para pengguna KRL telah mengeluhkan serangkaian gangguan berturut-turut sejak awal pekan, termasuk gangguan persinyalan antara Stasiun Daru–Parung Panjang dan masalah pada jembatan rel, yang menyebabkan jadwal perjalanan kerap terlambat dan menimbulkan penumpukan penumpang pada jam sibuk.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna dan meminta penumpang untuk memantau informasi terkini sebelum melakukan perjalanan.










