Home / Insiden / Dipelihara di Bak Mandi, Anak Buaya Muara di Kuningan Dievakuasi Damkar

Dipelihara di Bak Mandi, Anak Buaya Muara di Kuningan Dievakuasi Damkar

KUNINGAN – Warga Dusun 4 Desa Jambu Geulis, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, sempat dibuat khawatir dengan keberadaan seekor anak buaya muara yang dipelihara di bak mandi salah satu rumah warga. Hewan reptil itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan dan kini telah diserahkan ke fasilitas penangkaran yang layak.

​Anak buaya tersebut dibawa pulang oleh Nurhadi, seorang warga setempat yang baru pulang kampung dari Cibubur, Jakarta. Menurut keterangan Sekretaris Desa Jambu Geulis, Heru, Nurhadi tanpa sengaja menangkap buaya tersebut saat sedang memancing sebulan yang lalu. Setibanya di Kuningan, buaya itu disimpan di bak mandi rumahnya.

​”Namun, setelah yang bersangkutan kembali berangkat ke Cibubur, buaya tersebut menjadi tidak terawat,” ujar Heru.

​Kekhawatiran muncul di kalangan warga sekitar. Mereka takut anak buaya itu dapat keluar dari bak mandi dan membahayakan keselamatan. Aparat desa kemudian segera bertindak cepat dengan mengajukan permohonan evakuasi kepada UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

​Permohonan evakuasi ini dilaporkan pada Senin, (20/10/2025) pukul 10.10 WIB. Menindaklanjuti permintaan tersebut, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan beserta lima anggota regu 1 langsung meluncur ke lokasi.

​Tim tiba di Desa Jambu Geulis pukul 11.00 WIB dan hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk menuntaskan proses evakuasi.

​”Kami langsung melakukan proses evakuasi anak buaya rawa tersebut. Alhamdulillah, proses berjalan lancar tanpa hambatan dan tidak ada korban jiwa,” jelas salah satu petugas Damkar.

​Setelah berhasil diamankan, buaya tersebut tidak dilepasliarkan sembarangan. Hewan itu langsung dirilis ke Kebun Binatang J&J yang beralamat di Desa Bojong Cilimus. Pemilihan lokasi ini dilakukan karena Kebun Binatang J&J dinilai memiliki fasilitas penangkaran yang memadai dan layak untuk perawatan buaya.

​Evakuasi ini menjadi contoh sigapnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam menangani situasi ketertiban umum dan perlindungan satwa, sesuai dengan Peraturan Daerah yang berlaku. Warga kini bisa bernapas lega, dan anak buaya muara tersebut mendapatkan tempat yang aman. (Aldi/ZP)